Sabtu, 29 Oktober 2011

Nasib Jakarta

Muhammad Aulia Rahman, Juni 27, 2011                       
Andre Vltchek, Juli 26, 2007


   Pada saat ini gedung pencakar langit, jalanan macet dipadati oleh ratusan ribu kendaraan, dan mal – mal raksasa telah menjadi pusat kebudayaan Jakarta, yang notabene merupakan kota terbesar ke -4 di dunia. Terjepit diantara gedung tinggi, terhampar perkampungan dimana sebagian penduduk Jakarta tinggal yang tidak memiliki akses sanitasi air bersih.

Disaat hampir semua kota di asia tenggara menginvestasikan dana besar – besaran untuk transportasi public, taman kota, taman bermain, trotoar besar, dan lembaga kebudayaan seperti museum, dan pusat pameran, Jakarta tumbuh secara brutal dengan berpihak hanya pada pemilik modal dan tidak peduli akan nasib mayoritas penduduknya yang miskin.

Meskipun bagi para wisatawan asing Jakarta merupakan NERAKA DUNIA, media massa setempat menggambarkan Jakarta sebagai kota modern, cosmopolitan, dan metropolis. Para wisatawan seringkali terheran –heran dengan kondisi Jakarta yang tidak memiliki kenyamanan terhadap publiknya. Bangkok sebenarnya merupakan kota yang tidak terlalu ramah public, masih memilki beberapa taman yang menawan. Bahkan, Port Moresby, ibukota Papua Nugini yang miskin, terkenal akan taman bermain yang besar dan jalan setapak di pinggir laut yang indah.

Di Jakarta kita perlu biaya untuk segala sesuatu. Bahkan lahan hijau diubah menjadi lapangan golf demi kepentingan orang kaya. Kawasan Monas seluas kurang lebih 1 km persegi bisa jadi merupakan Satu – satunya kawasan public di kota berpenduduk lebih dari 15 juta ini. Meskipun menyandang predikat kota maritim, Jakarta telah terpisah dari laut dengan ancol menjadi satu- satunya lokasi rekreasi yang sebenarnya hanya berupa pantai kotor.

Bahkan kalau mau jalan- jalan ke ancol, satu keluarga dengan 4 orang anggota keluarga harus mengeluarkan uang Rp 60.000 untuk tiket masuk. Suatu hal yang tak masuk akal di belahan dunia. Beberapa taman public kecil perlahan- lahan kondisinya menyedihkan.

Di Jakarta nyaris tidak dijumpai bangku untuk duduk dan rileks di trotoar, tak ada keran air minum gratis atau toilet umum. Ini memang remeh, tapi sangat penting, merupakan suatu detil yang menjadi simbol kehidupan perkotaan di bagian lain dunia.

Sebagian besar kota-kota di dunia ingin dikunjungi dan dikenang akan kebudayaanya. Singapura sedang berupaya mengubah citra kota belanjanya menjadi jantung kesenian asia tenggara. Esplanede Theatre telah mengubah wajah kota singapura yang menawarkan konser music klasik, balet, dan opera internasional kelas 1. Banyak pertunjukan bersubsidi dan seringkali gratis bila dibandingkan dengan pendapatan warga kota yang relative tinggi.

Kuala Lumpur menghabiskan $ 100 juta untuk membangun balai konser philharmonic yang terletak persis dibawah petronas tower. Kuala lumpur juga sedang menginvestasikan beberapa juta dolar untuk memugar museum dan galeri, dari museum nasional hingga galeri seni nasional.

Nah, sekarang kita balik ke jakarta. Siapapun yang pernah berkunjung ke perpustakaan umum atau gedung Arsip Nasional pasti tahu bedanya. Tak heran, dalam pendidikan, budaya dan seni Indonesia tidak dianggap menguntungkan. Sehingga patutlah Indonesia menjadi negara dengan anggaran pendidikan terendah nomor 3 di dunia (menurut The Economist, hanya 1,2% dari PDB) setelah Guyana Khatulistiwa dan Ekuador ( kedua negara tersebut sekarang berkembang pesat berkat pemerintahan baru yang progresif ).

Museum di Jakarta berada dalam kondisi memprihatinkan, sama sekali tidak menawarkan eksibisi Internasional. Museum tersebut terlihat seperti berasal dari zaman baheula dan tak heran kalau Belanda yang membangun semuanya. Kelihatannya manajemen museum tidak punya visi atau kreativitas. Bahkan, meskipun mereka punya visi atau kreativitas, pasti ada kendalanya yaitu ketiadaan dana.

Sepertinya Jakarta tidak punya perencanaan kota, hanya ada pengembang swasta yang tidak punya respek atau kepedulian akan mayoritas penduduk yang miskin. Mayoritas besar tak peduli apa yang dikatakan oleh data statistic yang seringkali dimanipulir pemerintah. Sedangkan beberapa dekade yang lalu Singapura,  bahkan baru – baru ini di Kuala Lumpur, berhasil menghilangkan total perkampungan kumuh dari wilayah kota, namun Jakarta tidak mampu atau tidak mau memberikan warganya perumahan bersubsidi dengan harga terjangkau yang dilengkapi dengan sistem pembuangan limbah, taman bermain, dan transportasi massal yang aman.

Selain itu, Kuala Lumpur dengan penduduk hanya 2 juta jiwa memilki satu jalur metro ( putra line), satu monorail, beberapa jalur LRT Star yang efisien, dan jaringan kereta api kecepatan tinggi yang menghubungkan kota dengan ibukota  baru Putrajaya (Jakarta dengan > 15 juta jiwa ?? ). Sistem RAPID memiliki ratusan bus modern , bersih ,ber AC yang tarifnya bersubsidi. Tiket abonemen bulanan dan harian yang sangat murah juga tersedia.

Bangkok menunjuk kontraktor Siemens dari Jerman untuk membangun 2 jalur panjang Sky Train dan satu jalur metro. Bangkok juga memanfaatkan sungai dan kanal sebagai transportasi public dan objek wisata. Bus – bus kuno yang berpolusi sudah sepenuhnya dilarang beroperasi di Hanoi, Singapura, Kuala Lumpur, dan Bangkok. JAKARTA ? berkat korupsi dan pejabat pemerintahan yang tak kompeten, Jakarta tenggelam dalam kondisi yang berkebalikan dengan kota – kota tersebut.

Walaupun Jakarta menjadi salah satu ibukota terburuk di dunia, hidup disana tidaklah murah. Menurut survey Mercer Human Resource Consulting 2011. Jakarta menduduki peringkat ke 88 kota termahal di dunia untuk ekspatriat, jauh diatas Riyadh ( peringkat 190 ), Ottawa (110) dan Washington DC ( 103 ). Nah, untuk ekspatriat saja mahal, apalagi buat penduduk lokal yang berpendapatan perkapita dibawah $ 1000 ???

Anehnya, orang Jakarta diam seribu bahasa. Mereka pasrah akan kualitas udara yang JELEK, terbiasa dengan pemandangan pengemis di perempatan jalan, dengan kampung kumuh di bawah jalan layang dan di pinggir sungai yang kotor dan penuh limbah beracun, dengan kemacetan berjam – jam dan banjir.

Kalau saja ada sedikit harapan, kebenaran pasti akan terucap, dan semakin cepat semakin baik. Betapapun pahitnya kebenaran, tetap saja lebih baik ketimbang dusta dan penipuan. Jakarta telah tertinggal jauh dibelakang ibukota lain negara tetangga dalam hal estetika, pemukiman, kebudayaan, transportasi, dan kualitas udara. Sekarang Jakarta telah kehilangan kebanggaan dan mesti belajar dari Singapura, Kualalumpur, Sidney, dan bahkan dalam beberapa hal dari tetangganya yang lebih miskin seperti Port Moresby, Manila, dan Hanoi. Data statistic harus transparan dan tersedia luas. Warga Jakarta harus belajar bertanya dan bagaimana untuk memperoleh jawaban dan akuntabilitas. Andaisaja mereka pahami seberapa dalamnya ibukota mereka telah terperosok, maka barulah ada harapan.

“ kita harus hati – hati”. Kata produser film Malaysia dalam perayaan tahun baru di kualalumpur. “ Malaysia punya banyak masalah. Kalau kita tidak berhati –hati, dalam 10 -20 tahun kualalumpur akan bernasib sama seperti Jakarta.”. Dapatkah pernyataan ini dibalik ? mampukah Jakarta menemukan kekuatan dan solidaritas untuk mobilisasi sehingga dapat menyaingi kualalumpur ? mampukah kecukupan mengatasi keserakahan ? dapatkah korupsi diberantas dan diganti  dengan kreatifitas ? Akankah kawasan hijau, perumahan publik, taman bermain, dan perpustakaan berkembang pesat ?

Minggu, 23 Oktober 2011

PERKENALKAN...KAMI ADALAH MUSLIM...

==========================
Islam adalah nama agama kami. Artinya adalah "selamat" atau "tunduk patuh". Kami telah bersaksi bahwa tidak ada ilah selain Allah semata. Anda tidak tahu ilah? Ilah adalah sesuatu yang diharapkan, ditakuti, dicintai, dan dipatuhi oleh manusia. Itulah pernyataan loyalitas yang kami ulang sedikitnya sembilan kali dalam sehari semalam.

Kami adalah manusia yang merdeka. Merdeka dari desakan hawa nafsu. Tidak mudah, tapi kami selalu berusaha untuk tetap loyal pada satu-satunya ilah kami. Kami bukan termasuk orang-orang yang tunduk pada keinginannya pribadi. Kami juga tidak tunduk pada godaan kesenangan badani belaka. Kami merdeka karena tunduk pada Allah semata.

Bagi kami, tidak ada yang absolut kecuali Allah. Kami tidak mengutak-atik Kitab Suci kami, bahkan tidak berani sekedar untuk menambah satu kata atau huruf baru ke dalamnya. Kami tidak berani untuk berpikir bahwa kami lebih tahu urusan kami sendiri. Ada Yang Maha Tahu yang akan menyelesaikan segala urusan kami. Kami berani di hadapan manusia dan takut di hadapan Allah, lantang di hadapan diktator dan menyerah tanpa syarat di hadapan Allah. Jangan bingung. Ini hanya masalah menempatkan diri pada kedudukannya yang benar.

Kami ini Muslim.

Anda tahu siapa kami? Kami adalah umat yang selalu menimbulkan rasa cemas kepada mereka yang diliputi dengki. Kami menyuruh putri-putri kami berhijab, dan hal itu membuat semua orang khawatir. Padahal mereka tidak ragu melepas putri-putri mereka dengan pakaian minim hingga larut malam. Ah, mereka hanya takut, karena kaum perempuan Muslim hidupnya lebih menyenangkan. Mereka takut semua perempuan akan mengikuti jejak putri-putri kami.

Agama kami memang tidak pernah menyelisihi fitrah. Semuanya sesuai dengan karakter dasar manusia. Mereka menutup aurat bukan karena terpaksa, melainkan karena memang demikianlah yang baik bagi mereka. Tanyakanlah pada putri-putrimu, bukankah hari-hari mereka dilalui dengan penuh kekhawatiran karena mata lelaki yang selalu sigap menangkap apa-apa yang sesuai dengan syahwatnya? Tanyakanlah pada kaum perempuanmu, bukankah hidup mereka penuh dengan penyesalan karena selalu disusahkan oleh para pria hidung belang? Ah, tidak perlu dijawab. Kami sudah tahu jawaban jujurnya.

Jangan heran jika kami enggan menyentuh minuman beralkohol, karena Allah memang tidak menghendaki hamba-hamba-Nya melakukan perbuatan-perbuatan yang bodoh seperti lazimnya orang mabuk. Semua hukum yang susah payah dirumuskan oleh negara-negara Barat untuk menghindari ekses negatif dari minuman keras hanya teori usang. Cukup sebuah ayat dalam Al-Qur'an, maka kami pun menjauh darinya. Inilah bukti ketundukan kami.

Mengapa kalian bingung menyaksikan kami shalat lima waktu setiap harinya? Justru kamilah yang bingung melihat kalian begitu jarang meluangkan waktu untuk Tuhan. Anda pikir shalat itu mempersulit hidup kami? Demi Allah, kami tidak membasuh kepala kami dengan wudhu dan tersungkur dalam sujud kecuali untuk mendapatkan manisnya iman. Kami paham jika Anda tidak mengerti. Rasa manis hanya dipahami oleh mereka yang memiliki lidah. Iman hanya dimengerti oleh mereka yang bersedia untuk tunduk.

Kalian yang tidak memahami lezatnya iman tidak akan mengerti tujuan hidup kami. Kami hidup hanya untuk mati. Semua manusia begitu, tapi sedikit yang mau mengakuinya. Kenyataannya semua manusia akan mati. Bedanya, kami memiliki tujuan yang pasti, dan kami yakin pada petunjuk arah yang terpampang di depan mata. Kami tidak takut mati, karena mati itu keniscayaan. Tidak ada bedanya mati sekarang atau tahun depan. Yang menjadikannya beda hanyalah caranya. Kami adalah kaum yang akan maju berdesak-desakan ketika pintu menuju syahid terbuka.

Anda tidak paham? Tentu saja, karena Anda tidak memiliki kerinduan kepada akhirat.

Siapa pun boleh menyangkal, tapi kebenaran adalah kebenaran. Kami hanya menyuarakan kebenaran, dan kebenaran itu lincah seperti air. Jika terhalang batu, ia akan mengambil jalan lain. Jika dibendung, ia akan berkumpul hingga cukup banyak dan akhirnya melimpah dari dinding yang menghadang. Jika Anda berusaha memenjarakan kebenaran yang terus mengalir dalam suatu wadah, maka niscaya kebenaran itu akan menekan ke segala arah, dan semua dinding pun akan runtuh.

Anda bisa menghina Rasul kami dengan berbagai gambar yang tak pantas, tapi semuanya hanya akan berakhir mengenaskan bagi para penghujat. Di negeri penghujat Rasulullah saw. itu, lima ribu eksemplar Al-Qur'an telah terjual dalam lima bulan saja. Anda bisa menyebarkan kabar bohong apa pun tentang kami, namun hal itu hanya akan mendorong semua orang untuk mengenal kami lebih jauh. Ini adalah kabar buruk bagi kalian, karena siapa pun yang mempelajari Islam dengan baik niscaya hatinya akan tersentuh. Teruskanlah makar ini, dan kami akan tetap menjadi pemenangnya!

Anda bisa mengajak semua orang untuk memerangi kami, namun kebenaran akan sampai juga pada telinga-telinga yang tetap terbuka. Kalian bisa membumihanguskan negeri-negeri kami, namun Islam akan sampai juga di negeri kalian. Cepat atau lambat, negeri kalian akan menerima Islam dengan tangan terbuka, karena kebenaran akan selalu menyentuh hati manusia yang cenderung pada kelembutan.

Kami ini Muslim. Kamilah yang akan memenangkan pertarungan, jika memang Anda bersikeras untuk bertarung. Tapi jangan khawatir, karena kami tidak merasa perlu memaksa Anda masuk ke dalam barisan kami. Cukuplah dengan menjadi teman yang baik, dan semuanya akan baik-baik saja. Allah SWT tidak melarang kami berteman dengan siapa pun yang tidak memerangi kami. Kepada semuanya, kami sampaikan salam hangat persahabatan : bukalah pintu hati kalian untuk kebenaran, dan ia akan datang dengan berbagai cara yang belum pernah kalian bayangkan sebelumnya.

Kami adalah tangan-tangan yang saling berpegangan dan saling menjaga satu sama lainnya. Kami adalah dahaga yang saling mendahulukan. Kami adalah tubuh-tubuh yang saling menyelamatkan. Kami adalah lidah-lidah yang saling menghibur dan hati yang saling mencemaskan.

sekali lagi...perkenalkan...kami adalah Muslim.......

Sabtu, 22 Oktober 2011

sepasang Albanna

Data Novel

Judul Novel                   : Diorama Sepasang ALBANNA.
( Kisah Pencarian Cinta Sejati yang menyangkut Persoalan tentang                            teknik arsitektur).
Kategori                        : Buku.
Genre                           : Religi dan Spiritualitas.
Penulis                         : Ari Nur.
Penyunting Naskah        : Ali Muakhir dan Salman Iskandar.
Penerbit                        : Mizania (PT Mizan Pustaka).
Desain Sampul              : Dodi Rosadi dan tumes.
Ilustrator                       : Dyotami Febriani.
Tebal                            : 216 halaman.
Terbit                            : Maret 2008.
Isi                                 : Persil 1 – Persil 9.

Unsur Intrinsik

Tema                : Kisah Pencarian Cinta Sejati
Alur                 :


           Persil 1, Maju.
                                   Persil 2, Maju.
                                   Persil 3, Maju.
                                   Persil 4, Maju – Mundur.
                                   Persil 5, Maju.
Persil 6, Maju.
Persil 7, Maju.
Persil 8, Maju.
Persil 9, Maju.



Tokoh             :  Inda Maharani ( Rani ), Rayyan Fikri ( Ryan ), Jaka, Dara, Dea.
-          Tim Sembilan : Siva, Dinda, Vivi, Dena, Joy, Ganda, Irul, Kim.


Penokohan     

Inda Maharani (Rani) :
si gadis lembut, Arsitek muda yang Cerdas, cantik, Taat beragama, Gadis yang kesehariannya menggunakan jilbab panjang, Sang pemimpi yang berpikir maju, Memiliki semangat dakwah yang tinggi.
Rayyan Fikri (Ryan) :
Atasan Rani yang otoriter, sang eksekutif Tampan yang menjadi bahan gunjingan wanita di setiap tempat. bahkan yang sudah bersuami pun ikut meliriknya. berkacamata, selalu tampil elegan, Angkuh dan Dingin sangat sulit di taklukan dan di tebak. namun berotak Jenius, Hafal 10 juz, Mantan Aktivis Dakwah.

Jaka : Sang Fotografer yang tangguh, bersahabat dengan Ryan, Suami Dara.
Dara : Istri jaka yang berprofesi ibu rumah tangga, Selalu berpakaian Muslimah.
Dea : Cantik, Teman wanita Ryan, Idola para eksekutif muda yang jatuh cinta kepada Ryan. Namun Tidak taat Beragama, bersifat duniawi.

Tim Sembilan
Siva      : Selalu tersenyum ramah.
Dinda    : Berbadan mungil, Cerdas.
Vivi       : Katoilk yang taat, terlihat dari bandul salib yang tergantung di kalungnya.
Dena    : Pria Manis , Kalem, namun jahil.
Joy       : Sang Fotografer amatir, Pria gendut, Kocak, Mempunyai bakat pelawak.
Ganda   : Sang kartunis.
Irul        : Pintar bermain gitar.
Kim      : Keturunan Cina yang berkulit Putih dan bermata Sipit, Berkacamata, Bawaanya Serius terus.


Latar Tempat :


  • Sebuah rumah tinggal, Kramat jati, Jakarta.
  • PT Kan Petra Architects Association, Jakarta.
  • Pantai Anyer, Banten.
  • Villa di Bandung.
  • Hotel bintang lima di Jakarta.
  • Nozantivo Apartment, hunian eksklusif di Jakarta.
  • Kota Andalusia, Spanyol.
  • Kota Barcelona, Jerman.
  • Guggenhein Museum, Bilbao.
  • Villa Savoye, Poissyi, Perancis.
  • Venesia, Italia.
  • Rumah Sakit, Jakarta.
  • PT AlBanna Architects, Jakarta.
  • Kampung Jawa, Singapura.
  • Masjid Sultan, Singapura.





Latar Waktu      : Pagi, Siang, Malam, Tengah Malam ( jam kerja Arsitek )
Latar Suasana  : Suasana Lahir : Sibuk, Ramai,  jam kerja padat, Lelah,Santai, Udara dingin.                                  Suasana batin : Senang, Duka, Tegang, Canda, Tawa, Marah, Sedih, Cinta, Romantis,                                              Serius.
Gaya bahasa    : Mudah  dimengerti dan dipahami.
Sudut pandang            : Dia, sebagai orang ketiga.
Amanat            : Isilah hidup ini dengan dakwah. Karena dakwah adalah dunia yang paling indah. Jalani hidup ini dengan cinta, Semangat dan mimpi. Selalu berikhtiar dan terus berdoa pada Allah.


Unsur Ekstrinsik

Novel Diorama Sepasang AlBanna ini dibuat pada tahun 2003 yang penulisnya bernama  Ari Nur Utami . Ari nur lahir di kebumen 13 April 1980. Dia memiliki hobi bermain gitar, melukis, dan menggambar komik. Kemudian, hobinya inilah yang mengantarkannya sebagai mahasiswi Arsitektur.

kesibukannya sebagai mahasiswi tak menghalangi minatnya untuk berkarya. Pembelajaran yang terus – menerus dan dunia arsitek yang Ari geluti saat ini, sangat kental terasa pada karya tulis pertamanya Diorama Sepasang AlBanna, di bawah lini Mizan sahabat remaja muslim. Di samping itu, Ari pun pernah meraih juara 2 lomba penulisan Essai Karima 2002.

Penulis berbakat dari kebumen ini, sampai sekarang masih membuat cerpen dan novel islami untuk dewasa yang dibaca oleh semua kalangan, terutama kaum eksekutif dan kalangan intelektual.

Unsur – unsur yang berkaitan pada novel ini adalah unsur agama, unsur sosial dan unsur budaya. Unsur agama pada novel ini terlihat pada pakaian yang keseharian Rani pakai, yaitu pakaian muslimah, Dakwah yang ia tekuni dan sholat tahajjud setiap malam. Lalu juga pada Ryan yang menjaga kesuciannya. Dia hafal Al-Qur’an 10 juz. Ryan tidak mengenal pacaran sebelum ia menikah. yang Ryan kenal adalah proses Ta’aruf.

Unsur sosialnya terlihat pada kehidupan sosial Rani yang ramah dan mudah berteman. Kalau Ryan, kehidupannya sombong dan merasa hebat atas usaha dan kerja kerasnya sendiri. Lalu unsur budaya yang terlihat adalah dimana Ryan berperilaku konsumtif. seperti biasanya, budaya itu ada pada masyarakat yang hidup di kota metropolitan.


Resensi Diorama Sepasang AlBanna

Diorama Sepasang Albanna, sebuah novel yang menampilkan gambar seorang gadis berwajah agak Timur Tengah, yang menggunakan hijab. buku yang bercerita tentang seorang gadis bernama Inda Maharani atau Rani, yang bekerja di Biro Arsitek Hirasindu yang kemudian pindah ke PT Kan Petra Association yang disebabkan idealisme yang berbeda antara Rani dan PT Hirasindu. Arsitek adalah  membangun kehidupan, bukan menghancurkan kehidupan! Suatu prinsip yang kuat, yang ada pada diri seorang arsitek yang satu ini.  

PT Kan Petra Association adalah salah satu biro arsitek terkenal di Jakarta, biro arsitek yang lebih terkenal dibanding biro arsitek tempat yang lama ia bekerja. biro arsitek impian Rani, yang Rani harapkan memilki satu prinsip dengannya. Disanalah Rani bertemu dengan Ryan Fikri, Pemuda eksekutif yang tampan, yang menjabat menjadi bosnya.

Rani yang kesehariannya menggunakan jilbab panjang, rela turun jabatan dari arsitek tim di kantornya yang lama, menjadi drafter di biro arsitek barunya. Rani yang harus menghadapi atasan yang sering kali menyulitkannya, otoriter, sombong dan angkuh. Serta teman-temannya yang tergabung dalam Tim Sembilan, dengan karakternya masing-masing, yang menganggap dirinya orang yang berbeda.

            Diam – diam Ryan mengagumkan sosok Rani. Ryan menganggap Rani adalah sosok yang tak kenal putus asa, Bakat dakwahnya sangat kental, Dan sangat cinta kepada islam, selalu menjaga kesuciannya.

 Suatu hari, Ryan Fikri, atasannya yang otoriter, memberi Rani tugas untuk membuat desain rumah tinggal Islami. Rani dengan semangat membuat konsep desain rumah tinggal itu. Tetapi bukan pujian yang diterima Rani atas kerja kerasnya. Desainnya disamakan dengan pekerjaan mahasiswa arsitektur semester dua, bahkan setelah direvisi pun hanya meningkat ke semester empat.

            Kalau tidak mengingat ibunya, yang sendirian membiayai sekolahnya hingga ke perguruan tinggi dan berharap putrinya berhasil dalam pekerjaannya, Rani yang sakit hati ingin keluar saja dari biro arsitek.

            Rupanya Ryan punya alasan sendiri bersikap dingin dan sombong. Ia tak ingin orang lain tahu bahwa dirinya hanyalah sepotong kayu yang rapuh, yang terombang-ambing dalam sungai deras, karena berusaha mencari muara untuk mengapung dengan tenang. Ryan adalah tipe pria mandiri, pria sebatang kara yang meraih puncak kesuksesan dengan kepandaian dan usahanya sendiri. Ryan merasa dirinya tak memerlukan orang lain dalam hidupnya.

Ryan sempat berpikir, Dia merasa ada yang kurang pada dirinya. Dia belum menyempurnakan separuh agamanya, dia ingin menikah. Ryan butuh pendamping hidup. Namun, Ryan belum menemukan calon pendamping hidupnya. Jaka sebagai sahabatnya memberikan saran kepada Ryan untuk menikahi Rani yang memiliki dasar agama yang kuat. Karena Ryan tidak mengenal pacaran, Jaka menyarankan keduanya untuk berta’aruf.

Siva adalah teman satu studionya Rani yang tergabung dalam Tim sembilan yang menginginkan hidupnya seperti Rani yang sholehah. Siva meminta Rani untuk mengajarkan pemahaman terhadap islam. Sejak itu, Siva sangat akrab kepada Rani menanyakan sesuatu tentang islam.

Hingga pada suatu saat. Siva memergoki Rani di POM bensin jalan bersama Ryan. Padahal Ryan saat itu menolong Rani dari serangan preman dan membawa Rani kedalam mobilnya. Siva yang tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi, Memfitnah Rani berpacaran dengan Ryan.

Namun fitnah yang menimpa Rani, memutuskan Ryan untuk mengajak Rani berta’aruf. Kalau bukan masalah dakwah, Ryan tidak menyelamatkan Rani dari fitnah ini. Ryan adalah mantan aktivis dakwah selama 2 tahun sewaktu dia menjadi mahasiswa di kampusnya. Dia hafal Al-Qur’an 10 juz karena otak jeniusnya. Oleh karena itu pemahaman islam pada dirinya sangatlah kental. Dia tidak mau memilih sembarang istri yang tidak sesuai dengan syari’at.

Tiga bulan setelah berta’aruf, Ryan dan Rani menikah. Rani pun menjalani kehidupannya sebagai istri Ryan, si eksekutif muda. Sebagai pasangan pengantin baru mereka sibuk membuat maket, sebuah rancangan proyek real estate yang jika menang akan membawa mereka liburan di eropa.

Sebulan kemudian, Di Eropa mereka berwisata ke tempat – tempat bangunan yang memilki arsitektur yang tinggi, sekaligus mereka pergi bulan madu. Di italia, tepatnya Venesia, Mereka resmi berpacaran diatas Gondola. Pasangan itu pun juga mendapatkan kebahagiaan. Rani positif hamil. Pasangan itu menjadi tambah romantis.

Namun, Kehendak berkata lain. Riak-riak kehidupan pernikahan mereka ditimpa suatu musibah. suami istri itu kehilangan anaknya. Janin Rani mengidap kelainan. Sehingga hanya ada satu yang berhasil diselamatkan. Ryan meminta dokter untuk menyelamatkan Rani.

Setelah kejadian itu, Ryan menghibur Rani untuk mendirikan sebuah biro arsitek kecil. Biro Arsitek itu diberi nama AlBanna yang sesuai dengan artinya diharapkan menjadi sang pembangun bagi kehidupan mereka dan islam yang kini terpuruk.

Setelah satu tahun Biro arsitek itu berdiri. Biro arsitek itu mengalami bencana. Banyak pegawainya berhenti dari biro itu. AlBanna mengalami kerugian besar hingga ratusan juta. Ryan dan Rani saling menyalahkan satu sama lain. perbedaan ideologi Ryan dan Rani terhadap AlBanna membuat mereka saling bertengkar.

Ryan memandang AlBanna yang tak lain hanya seperti perusahaan lain, Tidak mengenakan unsur  dakwah dalam visi misinya. Sementara Rani menganggap AlBanna adalah institusi dakwah yang terkemas dalam biro arsitek, dimana benih-benih dakwah akan tumbuh subur di dalamnya ketika ada kobaran jihad yang bernama jihad intelektual.

Perbedaan ideologi itulah yang membawa mereka terpisah sementara. Ryan menenangkan dirinya ke singapura beberapa hari. Dan Rani memimpin AlBanna sendirian. Hingga pada akhirnya, cinta mempersatukan mereka kembali. Kedua ideologi yang berbeda akhirnya bertemu di satu jalan. Ryan menyetujui visi misi Rani yang membangun AlBanna dengan retorika dakwah. Perlahan - lahan mereka membangun Albanna kembali yang terpuruk. membangun dakwah dan rancangan islam yang baru.

ilmu

Nasihat Seorang Raja kepada Anak- anaknya

Adakah yang lebih baik daripada ilmu?
Yang lebih bermanfaat untuk dirimu
Ia tidak akan habis hingga akhir waktu


Anak- anakku
Berpeganglah pada perkataanku
Simpanlah nasihat ini dalam hatimu
Agar tidak sia- sia pengorbananmu

Lihatlah mereka diluar sana
Yang bekerja keras mencari harta
Namun adakah ilmu yang mereka dapat?
Tidak, pengorbanan mereka adalah sia- sia
Bagaikan usaha menjaring angin

Sia- sia kita memiliki harta yang melimpah
Istana yang megah
Serta prajurit yang gagah
Namun memiliki ilmu yang lemah
Itu hanya membuat dirimu rendah

Sebab, pengemis yang berilmu
Adalah lebih baik
Walaupun ia tidak bernasib baik
Anak- anakku
Carilah ilmu
Walaupun badanmu tidak dapat menopang semangatmu
Carilah ilmu
Hingga ajal menemuimu


By: Muhammad Aulia Rahman

Khotbah

Bahaya Syirik dan Keutamaan Tauhid
By : Muhammad A Rahman

 Khutbah pertama :

“Tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku. Aku tidak menghendaki rezeki sedikitpun dari mereka dan Aku tidak menghendaki supaya mereka memberi–Ku makan. Sesungguhnya Allah, Dia-lah Maha Pemberi Rezeki yang mempunyai kekuatan lagi sangat kukuh.” (QS Adz-Dzariyat:56-58).

Marilah kita renungkan, makna ayat ini Allah menciptakan makhluq semata-mata untuk beribadah kepada-Nya saja, tidak boleh menyekutukan-Nya. Barangsiapa yang mentaati perintah-Nya (dan menjauhi larangan-Nya), maka Dia akan membalasnya dengan balasan yang paling sempurna, sedangkan yang bermaksiat kepada-Nya, maka Dia akan mengadzabnya dengan adzab yang sangat pedih. Allah Ta’ala juga mengabarkan bahwa Dia tidak butuh apapun dari makhluq-Nya, bahkan makhluqlah yang butuh kepada-Nya dalam segala keadaan mereka.

Adapun perintah Allah Subhanahu wa Ta’ala yang tertinggi adalah tauhid, yaitu memurnikan ibadah hanya kepada Allah Ta’ala semata, sedangkan larangan-Nya yang paling tercela adalah syirik (menyekutukan Allah), yaitu menyamakan Allah dengan selain-Nya dalam hal-hal yang merupakan kekhususan bagi Allah, seperti berdo’a kepada selain Allah, bertawakkal pada selain-Nya, dll. 

Tatkala kita membicarakan masalah syirik, janganlah kita menganggap bahwa syirik itu hanya ada di kalangan orang-orang Yahudi, Nashrani, Hindu, Budha, Konghuchu dan lain-lain. Sedangkan kaum Muslimin sendiri dianggap sudah terbebas dari dosa ini. Padahal tidaklah demikian. Ironisnya banyak juga kalangan kaum Muslimin yang tertimpa dosa penyakit ini, baik sadar maupun tidak. bahkan sebagian orang yang menyekutukan Allah Ta’ala pada hari ini, melakukannya saat senang maupun susah. Kita tentu masih ingat, gempa Yogya beberapa waktu lalu yang membuat kita sedih, namun sesungguhnya yang lebih menyedihkan lagi adalah apa yang diberitakan oleh beberapa media massa bahwa sebagian orang yang tertimpa musibah gempa tersebut membuat janur kuning untuk dililitkan ke tubuh mereka yang katanya sebagai tolak bala’, sebagian lainnya membuat sesajen untuk ratu laut selatan juga sebagai tolak bala’. Dalam hal ini Allah berfirman:

“Dan seandainya mereka berbuat syirik, pastilah gugur amal perbuatan yang telah mereka kerjakan.” (Al-An’am: 88).

 “Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni (dosa) syirik dan Dia mengampuni dosa selain itu bagi siapa yang Dia kehendaki”. (An-Nisa: 48,116)

Kasus lain, pada musibah pesawat Adam Air di Sulsel, sebagian orang menyembelih hewan untuk kuburan tertentu dengan harapan penghuni kuburan tersebut dapat menolong mereka dalam pencarian pesawat yang hilang, bahkan di wilayah kerajaan Islam Ternate dan Tidore terdapat suatu upacara syirik yang diwariskan secara turun-temurun yang disebut ‘selai jin’, yaitu upacara permohonan kepada jin agar dapat menyembuhkan orang-orang yang sakit ataupun permohonan lainnya.

Al-Qur’an telah meriwayatkan bahwa Kasus syirik dan sekaligus fitnah terbesar ialah perilaku bani Israel terhadap utusan Allah yaitu Isa putera Maryam sebagai anak Allah, bahkan disetarakan dengan Allah yaitu sebagai Tuhan. Dalam hal ini Allah melaknat perbuatan mereka dalam firmannya di surat Al-Maidah ayat 78:

Telah dilaknati orang-orang kafir dari Bani Israel dengan lisan Daud dan Isa putra Maryam. Yang demikian itu, disebabkan mereka durhaka dan selalu melampaui batas.

Bahkan perbuatan syirik dan fitnah itu masih berlangsung hingga saat ini yang dianut oleh agama Nasrani. Al Qur’an menentangnya dengan tegas dalam surat Al-Maidah ayat 72 dan 73:

Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata bahwa Allah adalah Al Masih putra Maryam, padahal Al Masih (sendiri) berkata: "Hai Bani Israel, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu" Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang dzalim itu seorang penolong pun. Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: "Bahwasanya Allah salah satu dari yang tiga", padahal sekali-kali tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Tuhan Yang Esa. Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu, pasti orang-orang yang kafir di antara mereka akan ditimpa siksaan yang pedih.

 Ini semua adalah perbuatan syirik kepada Allah, Karena makna atau pengertian syirik adalah: mempersekutukan peribadatan kepada Allah; yakni memberikan bentuk-bentuk ibadah yang semestinya hanya dipersembahkan kepada Allah, namun dia berikan kepada selain-Nya. Baik itu kepada para malaikat, nabi, orang shalih, kuburan, patung, matahari, sapi dan lain sebagainya.Maka Tidak akan aneh, bila lawan tauhid, yaitu syirik yang memiliki banyak bahaya mengerikan, dimana sudah seharusnya kita benar-benar merasa takut terhadapnya.
Firman Allah:
“Tidaklah pantas orang-orang musyrik itu memakmurkan masjid-masjid Allah, (sedangkan) mereka mengakui bahwa mereka sendiri kafir. Itulah orang-orang yang sia-sia amalan-amalan mereka, dan mereka kekal di dalam Neraka.” (At-Taubah: 17).
Merupakan musibah jika seseorang jahil (bodoh) terhadap perkara tauhid dan perkara syirik, dan lebih musibah lagi jika seseorang telah mengetahui perkara syirik namun dia tetap melakukannya.  
Tauhid adalah tujuan diciptakannya makhluk, tujuan diutusnya seluruh para rasul, tujuan diturunkannya kitab-kitab samawi, sekaligus juga merupakan pijakan pertama yang harus dilewati oleh orang yang berjalan menuju Rabbnya.
“Alif laam Raa, (inilah) satu kitab yang ayat-ayatnya disusun dengan rapi, serta dijelaskan (makna-maknanya) yang diturunkan dari sisi (Allah) yang Maha Bijaksana lagi Maha Tahu. Agar kalian jangan beribadah kecuali kepada Allah. Sesungguhnya aku (Muhammad) adalah pemberi peringatan dan pembawa berita gembira kepada kalian daripadaNya.” (Hud: 1-2)
Jama’ah sekalian rahimakumullah.

Kalau kedudukan tauhid sedemikian tinggi dan penting di dalam agama ini, maka tidaklah aneh kalau keutamaannya juga demikian besar. Bergembiralah dengan nash-nash seperti di bawah ini:

Dari Ubadah bin Shamit Radhiallaahu anhu , ia berkata: “Aku mendengar Rasulullah Shallallaahu alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa yang bersaksi bahwa tidak ada ilah yang berhak disembah melainkan Allah dan bahwa Muhammad adalah Rasulullah (niscaya) Allah mengharamkan Neraka atasnya (untuk menjilatnya).” (HR. Muslim No. 29)

Hadits lain, dari Utsman bin Affan Radhiallaahu anhu , bahwasanya Rasulullah Shallallaahu alaihi wasallam bersabda:“Barangsiapa yang meninggal dunia, sedangkan dia menge-tahui bahwa tidak ada ilah yang berhak disembah melainkan Dia (Allah) niscaya akan masuk surga.” (HR. Muslim No. 25)

         
 Khutbah kedua :

Saudara-saudaraku yang dirahmati oleh Allah,

Pada khutbah kedua ini, sengaja kami ringkaskan sebagian bahaya syirik sebagaimana yang telah dibahas pada khutbah yang pertama:

1. Diancamnya orang yang melakukan syirik akbar untuk masuk Neraka dan kekal di dalamnya.
2. Tidak akan diampuni dosanya itu selama ia belum bertaubat.
3. Gugurlah amal perbuatannya.
4. Syirik adalah perbuatan dzalim yang terbesar.

Sedangkan di antara keutamaan tauhid adalah:

1. Diharamkannya Neraka itu bagi kaum Muwahhidin (Ahli Tauhid). Kalaupun mereka masuk Neraka, mereka tidak akan kekal di dalamnya.
2. Dijanjikannya mereka untuk masuk Jannah.
3. Diberikan kepada mereka ampunan dari segala dosa.

Inilah yang dapat saya berikan. salam!!





PISANG ALIM (drama XI IPA A)

Di sebuah kampung seorang anak yang tinggal bersama ayahnya. Anak itu bernama Alim. Pada suatu hari Alim diduruh oleh ayahnya membeli pisang,

 Alim    : Pak!beli pisang pak!
Penjual : berapa dek?
Alim    : dua  pak!
Penjual : dua apa dek?
Alim    : dua sisir pak
Penjual : disini gak jual sisir dek
Alim    : maksud saya dua sisir pisang pak
Penjual : ohhhh....yang bener dong kalo ngomong sama bego
Alim    : iya deh pak ,saya tambahin deh tolol bego goblok dongo.
Penjual : bego itu nama saya goblok
Alim    : ohhh sory pak saya kan gak tahu
Penjual : iya udah nih pisangnya
Alim    : oh makasih ya  pak,saya pergi dulu dah!
Penjual : ya hati hati dek

            Setelah bebebrapa menit si penjual baru sadar bahwa si alim belum membayar pisang yang di belinya.

Penjual : eh,,kayanya anak tadi belum bayar pisannya?  Awas lo gue kejar lo
            Di lain tempat saat dalam perjalanan alim di jegat oleh beberapa preman

Preman1          :eh bocah apatuh yang lo bawa?
Alim                :makanan bang!
Preman1          :coba liat!
Preman2          :sini liat makanannya
Alim                :jangan bang ini buat bapak saya
Preman3          :sini,cuma liat doang si!
Alim                :bener ya bang cuma liat doang  
        
            Kemudian alim memperliatkan bawaanya itu
Preman1          :wah pisang ,gue paling suka tuh
Preman2          :gue juga suka
Preman3          : (langsung mengambiln pisang yang di bawa oleh alim) wah namanya rejeki
Alim                :bang  sini bang pisannya

            Preman itu lansung menghajar alim dengan membabibuta dan langsung pergi
            Kemudian,si penjual pisang tadi berasil menemukan alim yang sedang dalam keadaan terkapar
Penjual :Eh , gua temuin juga lu. Mana pisang gua, belum bayar udah pergi.
Alim    :Aduh bang, sebentar ya bang , pisang saya diambil sama preman, bantuin bang.
Penjual ­­: ah , kagak mau tau gua , pokoknya bayar dulu tuh pisang, enak aja beli kagak bayar.
Alim    : Ya udah, tapi habis saya bayar bantuinn saya buat dapetin pisang saya mlagi ya bang.
Penjual : Enak aja derita lu dikroyok preman,. Sini bayar pisangnya!
Alim    :Enggak ah!! Bukan saya yang makan, ngapain sya bayar.
Penjual : Eh, masih bocah ngelesnya banyak banget.
Alim    :Kalo mau minta bayaran, minta ke premannya aja sana !
Penjual :Wah lu, makin detik makin songong aja. Ya udah gua bantuin lu buat dapetin pisang lu lagi, tapi ntar kalo udah bayar ya!
Alim    : Nah gitu dong dari tadi!

            Kemudian Alim dan penjual pergi ke kantor polisi untuk melaporkan perbuatan preman preman itu
Alim    : misi pak saya pengen lapor tadi ada kejahatan terhadap saya.
Polisi    : siapa yang melakukannya?
Alim    : preman pasar pak tadi ada 3 orang yang cirinya yang pertama badannya yg bongsor yang kedua pendek ama bawel mukanya agak kearab araban pak, yang satu lagi mukanya agak putih lumayan cakep.
Polisi    : memangnya apa yang mereka lakukan?
Alim    : mereka mencuri pisang saya lalu saya dikeroyok.
Penjual : tolong segera diproses ya pak kasihan anak ini
Polisi    : maaf bapak ini siapa? Ayahnya apa siapanya?
Penjual : saya yang menemukan dia tergeletak dipasar
Polisi    : ya terimakasih bapak mau membantu anak ini dan kami dalam menindas kejahatan, selanjutnya akan kami proses
Amin dan penjual: makasih ya pak.

Setelah beberapa jam polisi dapat menangkap preman preman itu, lalu polisi menghubungi ali untuk datang ke kantor polisi untuk proses introgasi karena alim merupan korban kejahatan tersebut.
Polisi    :apa benar mereka preman preman yang anda maksud?
Alim    :benar pak mereka yan telah mencuri pisang dan mengeroyok saya
Polisi    :apa anda ingin menuntut mereka atas tindakan yang mereka lakukan kepada anda?
Alim    :saya ingin kembali pisang yang mereka curi
Preman1: elu terlambat,kalo mao sejam lagi gue kasih pisang gue
Preman2: iya nanti gue kasih juga pisang gue
Preman3: gue juga
Alim    :maksud kalian pisang beneran kan?
Preman1: ya enggalah kita kan ga punya duit mana bisa beli pisang
Alim    :yaudah pak penjarahin aja mereka mereka sudah melakukan tindak kejahatan mereka tidak  di butuhkan di masyarakat
polisi    : baiklah kalo itu yang anda minta.ayo ikut saya(kepada para preman)

            Akhirnya preman preman itu di masukan juga ke dalam penjara
Penjual : nah,sekarang bayar pisang gue(kepada alim)
Alim    : yah bang kan tapi saya gak dapet pisang
Penjual : lah tumah derita lu
Alim    : yaudah nih,berapasi harganya
Penjual : gratis dek
Alim    : loh,tadi katanya suruh bayar
Penjual : ya gue kasih gratis karnalo udah ngusir preman preman itu dari pasar jadi pasar bisa tenang       sekarang makasih ya dek.sekarang ayo ikut saya ke pasar
Alim    :ngapain pak?
Penjual: lu mao pisang gak?
Alim    :mao mao
Penjual : yaudah nanti gue kasih lo pisang sebanyak yang lo mao
Alim    :maksaih yak pak!
            Kemudian alim dan penjual keluar dari kantor polisi,dan akhirnya mereka berdua menjadi teman

                                                            The end

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Powerade Coupons